You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Blok m ultimate bilal
photo Bilal Nugraha Ginanjar - Beritajakarta.id

MRT Jakarta Siapkan Lima Transformasi Blok M Fase Ultimate

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat menyampaikan lima transformasi utama dalam pengembangan Blok M Fase Ultimate yang dirancang untuk memperkuat kawasan Blok M-Sisingamangaraja sebagai pusat perkotaan yang aktif, inklusif, dinamis, dan layak huni di Jakarta. Konsep desain transformasi tersebut diluncurkan oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Pramono Anung di Blok M Hub.

"pusat perkotaan yang aktif, inklusif, dinamis, dan layak huni,"

Tuhiyat mengatakan, transformasi Blok M Fase Ultimate mencakup lima aspek utama. Pertama, revitalisasi terminal menjadi lebih modern dan terintegrasi. Kedua, pengembangan kawasan mixed-use Blok M-Sisingamangaraja yang lebih accessible, inklusif, dan dinamis. Ketiga, penguatan integrasi dan interkoneksi antarmoda, khususnya bagi pejalan kaki.

Selanjutnya, transformasi juga mencakup pengembangan destinasi komersial baru yang dilengkapi gerai ritel, gaya hidup, serta food and beverages. Aspek kelima adalah penyediaan ruang terbuka publik yang lebih aman dan nyaman untuk berinteraksi.

PT MRT Jakarta Terus Kembangkan Kawasan TOD Baru

Menurut Tuhiyat, kebutuhan terhadap ruang interaksi yang lebih nyaman dan aman semakin penting seiring tingginya aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.

Ia menyampaikan, sekitar 25 ribu pengunjung datang ke Blok M Hub setiap harinya. Tingginya jumlah kunjungan tersebut menjadi salah satu pertimbangan MRT Jakarta dalam menghadirkan desain baru yang mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik kawasan.

“Tujuan transformasi ini ialah untuk mewujudkan kawasan Blok M dan Sisingamangaraja sebagai pusat perkotaan yang aktif, inklusif, dinamis, dan layak huni di Jakarta,” ujar Tuhiyat, Rabu (7/10).

Ia menjelaskan, transformasi Blok M Hub menjadi Blok M Fase Ultimate akan dilaksanakan secara bertahap. Tahap awal meliputi revitalisasi terminal dan Blok M Hub (retail) dengan target penyelesaian pada 2029, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan gedung mixed-use pada tahun berikutnya.

“Investasi revitalisasi tersebut tidak bersumber dari APBD. MRT Jakarta selaku pengelola kawasan mengedepankan skema creative financing dan bekerja sama dengan berbagai mitra strategis,” tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Pramono Anung mendukung transformasi tersebut dengan berpesan agar pengembangan Blok M tetap mempertahankan ruh kawasan sebagai salah satu destinasi wisata perkotaan di Jakarta.

Menurutnya, Blok M harus tetap menjadi kawasan yang hidup, menjadi ruang bagi aktivitas kerja, perkembangan anak muda, serta tempat tumbuhnya kolaborasi dan tradisi budaya baru, sekaligus menjaga aspek budaya, ekonomi, dan komersial.

Ia juga menilai pengembangan ini dapat menjadi contoh penerapan konsep transit-oriented development di kawasan lain seiring berkembangnya sistem transportasi publik perkotaan Jakarta.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3194 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2801 personAnita Karyati
  3. Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

    access_time30-09-2026 remove_red_eye1949 personFolmer
  4. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1554 personTiyo Surya Sakti
  5. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1389 personNurito